Program Literasi SD Muhammadiyah Hajjah Nuriyah


"Buku adalah pembuka segala pintu, penyingkap hal-hal tertutup, pemberi pemahaman kepada yang belum dipahami,  dan pembicara yang tidak pernah mengobrol."  (Abdullah bin Mu'taz)

Gerakan Literasi Sekolah tidak sebatas dalam kegiatan membaca dan menulis. Gerakan ini bertujuan untuk membentuk ekosistem literasi dasar di sekolah. Literasi bermula dari Deklarasi Literasi Informasi yang ditentapkan UNESCO dan dihadiri oleh 23 negara di dunia, Praha Republik Ceko. Deklarasi ini sering disebut sebagai Deklarasi Praha.
Dalam Deklarasi Praha disebutkan bahwa literasi informasi berkaitan dengan kemampuan untuk mengatasi berbagai masalah dengan mengidentifikasi, mengevaluasi, dan menggunakan informasi. Setiap individu wajib memiliki kemampuan itu sebagai syarat untuk berkomunikasi dalam masyarakat modern yang identik dengan masyarakat informasi. Literasi merupakan bagian dari hak dasar manusia sebagai pembelajaran sepanjang hayat.
Gerakan Literasi Sekolah merupakan gerakan sosial partisipatif yang melibatkan seluruh elemen pendidikan mulai dari siswa, guru, kepala sekolah, orang tua siswa, tokoh masyarakat dan pemerintah. Langkah yang ditempuh adalah membentuk ekosistem pembelajaran yang menyenangkan dengan membiasakan membaca buku selama 15 menit pada awal pembelajaran setiap harinya. Kemudian apabila tahap pebiasaan telah terbentuk, maka dilanjutkan ke tahap pengembangan dan pembelajaran. Pada Kurikulum 2013, program gerakan literasi ini disertai dengan buku tagihan. Variasi kegiatan dapat dapat dilakukan tidak hanyak setiap siswa membaca dalam hati, tapi juga bisa menyuruh salah satu siswa membaca buku dan siswa lain mendengarkan.

Posting Komentar

0 Komentar